Pemanfaatan Limbah Padat Ampas Tahu Menjadi Produk yang Inovatif dan Bernilai Tambah: Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.37631/agrotech.v7i2.2227Abstract
Limbah ampas tahu atau okara merupakan hasil samping utama dari industri pengolahan tahu yang berpotensi mencemari lingkungan akibat kandungan air dan bahan organik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan limbah ampas tahu menjadi produk bernilai tambah di Indonesia melalui pendekatan literature review terhadap 18 artikel ilmiah periode 2010–2025. Metode yang digunakan ialah narrative review dengan penelusuran data sekunder dari jurnal nasional dan internasional melalui Google Scholar dan Sinta. Hasil kajian menunjukkan bahwa ampas tahu memiliki kandungan protein 20–30%, serat pangan, lemak, serta mineral penting yang menjadikannya potensial sebagai bahan pangan fungsional, pakan ternak, media tanam, pupuk organik, dan bahan energi alternatif seperti briket. Pemanfaatan ini terbukti meningkatkan nilai ekonomi, mengurangi pencemaran lingkungan, dan mendukung konsep circular economy. Namun, tantangan utamanya adalah kadar air tinggi, daya simpan pendek, serta penerimaan sensoris produk pangan berbasis okara. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi pengolahan ampas tahu melalui teknologi fermentasi, pengeringan, dan penepungan dapat memperluas peluang inovasi produk serta mendukung keberlanjutan industri pangan berbasis kedelai di Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









