Pengaruh Konsentrasi Deterjen Pencuci Terhadap Kualitas Kain Batik
DOI:
https://doi.org/10.37631/jri.v2i1.129Keywords:
konsentrasi deterjen, warna memudar, SNIAbstract
Penelitian dengan Judul Pengaruh Konsentrasi Deterjen Pencuci Terhadap Kualitas Kain Batik, berjutuan untuk mengetahui adakah pengaruh konsentrasi deterjen terhadap kualitas kain batik dan sampai seberapa besar perubahan warna yang dihasilkan. Selanjutnya kualitas warna yang dihasilkan tersebut dibandingkan  menurut kriteria SNI .Kain batik dilakukan proses pencucian dengan menggunakan deterjen sesuai dengan konsentrasi yang telah ditetapkan . Kain batik yang telah mengalami proses pencucian menggunakan deterjen sesuai dengan konsentrasinyang. Selajutnya kain batik dikeringkan dengan menjemur langsung di bawah sinar matahari hingga kering. Ulangi percobaan tersebut sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan baik proses pencuciannya maupun penjemurannya. Lakukan uji ketahanan warna terhadap pencucian maupun katahanan terhadap sinar matahari menggunakan Grey Scal . Selanjutnya nilai yang ada dibandingkan dengan ketentuan yang ada menurut kriteria pada SNI. Hasil penelitian menunjukan kain batik yang dicuci menggunakan deterjen berulang mulai 5 kali telah memudar/luntur warnya. Semakin banyak konsentrasi deterjen yang digunakan dan semakin sering kain batik dicuci hingga 10 kali warna akan semakin memudar/luntur. Kain yang memudar warnanya akan sulit untuk dijual dipasaran.Â
References
Susanto, Sewan, 1983. Seni Kerajinan Batik Indonesia, Balai Penelitian Batik Dan Kerajinan, Yogyakarta.
Priyatmono. 2015. Workshop Sistem Produksi Hijau. Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah, Surakarta.
Anonimus , 2010 , Badan Standar Nasional . ( 2010 ). Penetapan Nilai pada Grey Scale.
Anonimus , 2010 , Badan Standar Nasional . ( 2010a ). Tekstil – Cara Uji tahan luntur warna – bagian B01 : Tahan luntur warna terhadap Sinar Matahari In SNI ISO 105 – B01. Jakarta.
Anonimus , 2010 , Badan Standar Nasional . ( 2010b ). Tekstil – Cara Uji tahan luntur warna – bagian C06 : Tahan luntur warna terhadap Pencucianrumah tangga. In SNI ISO 105 – B01. Jakarta.
Jufri Rasyid. 1996, Teknologi Pengelantangan, Pencelupan dan Pencapan, Sekolah Tinggi Teknologi, Bandung.
Isminingsih, 1994, Pengantar Kimia Zat Warna, Sekolah Tinggi Teknologi, Bandung.
Wignjosoebroto, Sritomo, 2003, Pengantar Managemen Industri, Edisi 1, Guna Widya, Surabaya.
Tjiptono, Fandy dan Diana, Anastasia, 2001, Total Quality Management, Edisi Revisi, Andy Offset, Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Puji Asih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License











